Turunkan 28 Siswa, SMKN 3 Yogyakarta Siap Bersaing di LKS DIY 2026
Yogyakarta, 7 April 2026 – SMK Negeri 3 Yogyakarta mengirimkan 28 siswa terbaiknya untuk mengikuti ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Tahun 2026 yang berlangsung pada 7–9 April 2026 di sejumlah lokasi, yakni Balai Latihan Pendidikan Teknik (BLPT) Yogyakarta, SMKN 3 Yogyakarta, SMKN 2 Yogyakarta, SMKN 2 Depok Sleman, dan SMKN 2 Wonosari.
Dalam ajang tersebut, SMKN 3 Yogyakarta tidak hanya berpartisipasi sebagai peserta, tetapi juga dipercaya menjadi tuan rumah pada empat cabang lomba, yaitu Bricklaying, Electronics, Mobile Robotics, dan Web Technologies. Penunjukan ini sekaligus menunjukkan kesiapan sarana prasarana serta kualitas sumber daya yang dimiliki sekolah dalam mendukung pelaksanaan kompetisi tingkat daerah.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMKN 3 Yogyakarta, Faiz Mudhoki, M.Pd., mengatakan bahwa persiapan peserta telah dilakukan secara matang dan berkelanjutan sejak jauh hari sebelum pelaksanaan lomba. “Persiapan sudah kami lakukan sejak cukup lama, tidak hanya menjelang lomba. Siswa dipilih melalui pemetaan kompetensi dan minat, kemudian didampingi secara intensif oleh guru, praktisi, hingga alumni,” ujarnya.
Menurutnya, para siswa juga telah menjalani berbagai simulasi untuk membiasakan diri dengan suasana kompetisi. Selain kemampuan teknis, sekolah turut menekankan kesiapan mental, kedisiplinan, serta daya tahan peserta. “Dalam LKS, yang menentukan bukan hanya pintar, tetapi siapa yang paling siap secara mental,” jelasnya.
Dengan bekal prestasi sebelumnya, yakni Juara 1 bidang Mobile Robotics dan Juara 2 bidang Prototype Modelling, SMKN 3 Yogyakarta menargetkan capaian yang lebih baik pada LKS tahun ini. “Kami tentu ingin hasil terbaik, bisa mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi, dan lebih banyak siswa yang lolos ke tingkat nasional,” ujar Faiz Mudhoki. Meski demikian, ia menegaskan bahwa pengalaman dan kepercayaan diri siswa tetap menjadi prioritas utama dalam keikutsertaan tersebut.
Kepala SMKN 3 Yogyakarta, Widada, turut memberikan motivasi kepada para peserta. “Anak-anakku siswa SMKN 3 Yogyakarta yang mengikuti LKS tingkat DIY tahun 2026, tetap semangat dan semoga menjadi juara,” ujarnya.
Faiz menambahkan, keunggulan siswa SMKN 3 Yogyakarta terletak pada budaya disiplin dan pola kerja yang telah dibangun di lingkungan sekolah. Siswa dibiasakan dengan sistem yang menyerupai dunia industri, sehingga mampu bekerja secara terstruktur dan profesional. Selain itu, pembinaan dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan siswa berprestasi untuk membimbing adik kelasnya.
Melalui keikutsertaan dalam LKS DIY 2026 ini, SMKN 3 Yogyakarta berharap para siswa tidak hanya mampu meraih prestasi, tetapi juga memperoleh pengalaman berharga yang dapat menjadi bekal dalam menghadapi dunia kerja maupun kompetisi di tingkat yang lebih tinggi.








