Berita

SMKN 3 Yogyakarta Gelar Pendidikan Siap Kerja, Bekali Siswa Hadapi Dunia Industri

YOGYAKARTA — SMKN 3 Yogyakarta bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY menggelar kegiatan Pendidikan Siap Kerja bagi siswa kelas XII pada 11 dan 13 Mei 2026 di Aula Bima SMKN 3 Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti sebanyak 70 peserta dari siswa terdaftar dan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.

Program tersebut diselenggarakan sebagai upaya membuka wawasan siswa sekaligus mempersiapkan lulusan SMK agar lebih siap menghadapi dunia kerja setelah menyelesaikan pendidikan. Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan kesiapan karier siswa sebelum memasuki dunia industri maupun dunia usaha.

Kerja sama antara Disnakertrans DIY dengan Bursa Kerja Khusus (BKK) SMKN 3 Yogyakarta tersebut menghadirkan sejumlah pemateri yang berkompeten di bidang pengembangan karier dan ketenagakerjaan. Salah satu materi yang diberikan kepada peserta yakni terkait minat dan bakat sebagai bekal siswa dalam menentukan arah karier sesuai potensi masing-masing.

 

Selain menghadirkan narasumber dari Disnakertrans DIY, kegiatan ini juga menghadirkan Bayu Satrio Wicaksono dari Astadaya Consulting sebagai pemateri. Para peserta mendapatkan pembekalan mengenai kesiapan kerja, pengenalan dunia industri, hingga pengembangan potensi diri untuk menghadapi persaingan kerja yang semakin kompetitif.

Panitia dari BKK SMKN 3 Yogyakarta, Nila Agustin Maharani, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan Pendidikan Siap Kerja menjadi salah satu upaya sekolah dalam membentuk lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik dan keterampilan, tetapi juga siap secara mental menghadapi dunia kerja. “Melalui kegiatan ini kami berharap siswa memiliki gambaran nyata tentang dunia kerja, mampu mengenali potensi diri, serta lebih siap menentukan langkah setelah lulus nanti,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu peserta kegiatan, Satya Prawira dari kelas XII TL 4, mengaku kegiatan tersebut memberikan wawasan baru terkait kesiapan memasuki dunia industri. “Materi yang disampaikan sangat membantu kami memahami pentingnya kesiapan diri, terutama dalam mengenali minat dan bakat sebelum masuk dunia kerja,” katanya.

SMKN 3 Yogyakarta menyebut kegiatan Pendidikan Siap Kerja rutin dilaksanakan dua kali dalam setahun sebagai bentuk komitmen sekolah vokasi dalam meningkatkan kualitas lulusan. Melalui program tersebut, sekolah berharap para siswa tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga kesiapan mental, karakter profesional, serta pemahaman mengenai dunia kerja secara nyata.

Similar Posts