SMKN 3 Yogyakarta Bentuk Generasi Pertama PKS Lewat Pelatihan Bersama Polres Yogyakarta
Yogyakarta, 14 April 2026 – SMK Negeri 3 Yogyakarta menggelar Pelatihan Patroli Keamanan Sekolah (PKS) selama tiga hari, mulai 14 hingga 16 April 2026, sebagai langkah awal membentuk generasi pertama PKS di lingkungan sekolah. Sebanyak 29 siswa terlibat dalam pelatihan ini.
Kegiatan yang berlangsung di SMKN 3 Yogyakarta tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan tim dari Polres Yogyakarta, khususnya jajaran Satuan Lalu Lintas yang memberikan pembinaan langsung kepada para peserta. Pelatihan ini melibatkan sejumlah personel kepolisian, di antaranya Ipda Miftah Ansori, Aiptu Djoko Kriswantoro, serta Bripda Octa Fajar Ramadhani, yang memberikan materi sekaligus pelatihan praktik kepada siswa.
Pelatihan diawali dengan pembukaan oleh pihak sekolah bersama kepolisian, dilanjutkan dengan materi dasar PKS dan etika berlalu lintas. Pada hari pertama, peserta juga mendapatkan pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) sebagai dasar pembentukan kedisiplinan.
Memasuki hari kedua, siswa dibekali pelatihan 12 gerakan pengaturan lalu lintas, yang menjadi kompetensi utama dalam menjalankan tugas PKS, serta senam lalu lintas guna meningkatkan kesiapan fisik peserta. Sementara itu, pada hari terakhir, peserta mendapatkan pendalaman materi serta latihan terpadu sebelum mengikuti gladi upacara pelantikan PKS.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMKN 3 Yogyakarta, Faiz Mudhoki, M.Pd., mengatakan, “Ini merupakan generasi pertama PKS di SMKN 3 Yogyakarta. Kami berharap mereka dapat menjadi contoh sekaligus teman belajar bagi seluruh siswa dalam membangun kedisiplinan dan kepatuhan terhadap keselamatan.”
Salah satu peserta, M. Zaidan Nabil, mengaku pelatihan tersebut memberikan pengalaman baru yang bermanfaat. “Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami, karena tidak hanya belajar tentang pengaturan lalu lintas, tetapi juga melatih kedisiplinan dan tanggung jawab. Awalnya cukup menantang, terutama saat praktik gerakan, tapi lama-kelamaan kami jadi lebih percaya diri. Saya berharap setelah ini bisa menjalankan tugas PKS dengan baik dan membantu menjaga ketertiban di sekolah,” ujarnya.
Pembentukan PKS ini menjadi tonggak awal bagi SMKN 3 Yogyakarta dalam menghadirkan sistem pengamanan internal berbasis siswa. Melalui pelatihan ini, siswa tidak hanya dibekali keterampilan teknis, tetapi juga nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap keselamatan.
Ke depan, keberadaan PKS diharapkan dapat berperan aktif dalam menjaga ketertiban di lingkungan sekolah sekaligus menjadi bagian dari pembinaan generasi muda yang sadar hukum dan keselamatan.





