SMKN 3 Yogyakarta Perkuat Kemitraan Industri, Kelas MODENA Disiapkan Jadi Modena Technical School
Yogyakarta, 19 Agustus 2026 — PT MODENA Indonesia memperkuat kemitraan dengan SMK Negeri 3 Yogyakarta melalui pengembangan Kelas Industri MODENA menjadi Modena Technical School. Kolaborasi ini diarahkan untuk memperkuat kompetensi siswa sekaligus mempersempit kesenjangan antara kebutuhan industri dan kompetensi lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK).
Penguatan kerja sama tersebut ditandai dengan kunjungan jajaran MODENA ke SMK Negeri 3 Yogyakarta, Rabu (19/8), sekaligus penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kerja sama. Tim MODENA yang hadir terdiri atas Kim Il Dong, Executive Vice President of Operations Division dan Rully Sujarko, Head of Customer Care Department.
Kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari pengembangan Kelas Industri MODENA. Program ini bermula dari penawaran kerja sama dari MODENA kepada sekolah. Dalam kemitraan tersebut, MODENA mendukung penyediaan peralatan, sementara sekolah menyiapkan ruang dan fasilitas pendukung pembelajaran.
Ketua Program Keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik SMK Negeri 3 Yogyakarta, Suryono, S.Pd., mengatakan keberadaan Kelas Industri MODENA ditujukan untuk membekali siswa dengan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri, khususnya terkait peralatan rumah tangga. “Ke depan, kami berharap kerja sama ini terus berlanjut sehingga SMKN 3 Yogyakarta dapat berkembang menjadi M-Tech atau sekolah MODENA,” ujar Suryono.
Sementara itu, Executive Vice President of Operations Division MODENA, Kim Il Dong, menegaskan komitmen perusahaan untuk turut mendukung pengembangan tenaga teknis muda di Indonesia. Menurutnya, kebutuhan industri terhadap teknisi terus meningkat sehingga diperlukan pembinaan sejak dari bangku sekolah. “MODENA sangat ingin mendukung para siswa muda di sini karena kami benar-benar membutuhkan banyak tenaga teknis dan teknisi. Kami ingin membina para teknisi tersebut karena MODENA memiliki standar yang tinggi dan membutuhkan lebih banyak sumber daya manusia,” kata Kim.
Ia menambahkan, pengembangan sumber daya manusia tidak hanya memberikan manfaat bagi perusahaan, tetapi juga berkontribusi terhadap perkembangan industri secara lebih luas, termasuk membuka peluang bagi generasi muda Indonesia untuk berkontribusi di tingkat internasional.
Head of Customer Care Department MODENA, Rully Sujarko, mengatakan pengembangan Modena Technical School merupakan bentuk kontribusi MODENA dalam meningkatkan keterampilan siswa agar lebih siap memasuki dunia kerja. “MODENA ingin berkontribusi dengan industri dan sekolah, terutama dalam rangka meningkatkan skill student di Indonesia. Kami senang bisa berkontribusi dalam membangun generasi muda,” ujar Rully.
Menurut Rully, Modena Technical School di SMK Negeri 3 Yogyakarta merupakan bagian dari pengembangan program technical school MODENA. Melalui program tersebut, perusahaan akan mendukung penyediaan trainer, produk untuk praktik, kurikulum, serta pelatihan bagi guru.
Selain pembelajaran di sekolah, MODENA juga menyiapkan peluang pengalaman langsung di dunia industri. Siswa berpotensi mengikuti pelatihan dan pengalaman kerja di berbagai lingkungan kerja MODENA, mulai dari cabang, gudang, layanan purnajual, pusat servis, hingga fasilitas produksi. “Tujuannya mempersiapkan para siswa agar siap masuk ke dunia industri. Selama ini ada gap antara industri dengan sekolah. Sekarang kita berkontribusi bersama untuk mempersiapkan mereka agar siap bekerja,” kata Rully.
Program tersebut juga membuka peluang bagi siswa yang memenuhi kualifikasi untuk melanjutkan ke tahap sertifikasi hingga kesempatan direkrut oleh MODENA setelah menyelesaikan pendidikan dan pelatihan.
Rully menjelaskan, SMK Negeri 3 Yogyakarta dipilih karena memiliki karakter sebagai sekolah yang kuat di bidang teknik, sekaligus memiliki siswa yang aktif, memiliki sikap yang baik, dan didorong untuk mengembangkan inovasi. “Selain kapabilitas sekolah, anak-anaknya dan culture-nya sudah cukup baik. Mereka inovatif dan aktif menyuarakan ide-ide,” ujarnya.
Melalui pengembangan Modena Technical School, MODENA berharap dapat membangun ekosistem pendidikan vokasi yang lebih terhubung dengan kebutuhan industri. Di sisi lain, SMK Negeri 3 Yogyakarta diharapkan dapat menjadi salah satu sumber talenta teknis yang siap berkontribusi bagi industri, termasuk MODENA.
Ke depan, kerja sama ini diharapkan tidak berhenti pada penguatan fasilitas dan pembelajaran di kelas, tetapi berkembang menjadi ekosistem pembinaan talenta yang mencakup peningkatan kompetensi guru, kurikulum berbasis industri, pengalaman kerja siswa, sertifikasi, hingga peluang penyerapan lulusan oleh industri.





